
PROBOLINGGO - Isu mengenai dugaan keterlibatan seorang anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dalam rencana pengelolaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai beredar di kalangan masyarakat dan aktivis lokal. Informasi tersebut menyebutkan adanya rencana dapur MBG yang dikaitkan dengan seorang legislator berinisial DP.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, dapur MBG yang dimaksud disebut masih dalam tahap rencana dan hingga saat ini belum beroperasi. Sumber yang mengetahui informasi tersebut menyebutkan bahwa operasional dapur tersebut diduga baru akan berjalan setelah momentum Hari Raya Idulfitri apabila rencana tersebut benar-benar dilanjutkan.
“Informasi yang kami dengar, dapur itu masih dalam tahap rencana dan belum berjalan. Kemungkinan setelah Lebaran baru akan beroperasi,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya.
Sumber lain juga menyebut adanya dugaan kerja sama dengan pihak lain dalam rencana pengelolaan dapur tersebut. Pihak yang dimaksud disebut merupakan seorang pimpinan komisi di DPRD Kabupaten Probolinggo yang berasal dari partai pengusung pemerintah daerah. Namun demikian, informasi tersebut masih berupa keterangan dari narasumber dan belum dapat dipastikan secara independen.
Isu tersebut turut menjadi perhatian sejumlah aktivis lokal. Salah satunya disampaikan oleh Alfin, yang menilai pentingnya transparansi dalam pengelolaan program publik agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
“Program seperti MBG merupakan program yang menyangkut kepentingan publik, sehingga keterbukaan informasi menjadi penting agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas dan tidak menimbulkan dugaan yang berkembang di masyarakat,” ujar Alfin.
Menanggapi informasi yang beredar, anggota DPRD berinisial DP memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat dalam pengelolaan dapur MBG sebagaimana yang disebutkan dalam isu tersebut.
“Itu hanya isu dari teman-teman. Memang sempat ada pembicaraan sebelumnya, tetapi tidak jadi,” ujar DP saat dimintai tanggapan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan pelajar. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk penyedia dapur atau unit produksi makanan yang bekerja sama melalui mekanisme tertentu.
Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai bahwa transparansi dalam pelaksanaan program sosial sangat penting untuk menjaga akuntabilitas serta kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan dari pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut. Media ini masih berupaya menghimpun konfirmasi lebih lanjut guna memastikan kejelasan informasi yang beredar di masyarakat.